Showing posts with label Tanggap Rimbag. Show all posts
Showing posts with label Tanggap Rimbag. Show all posts

Thursday, April 10, 2008

Tanggap Rimbag

Tanggap Rimbag

Tanggap Rimbag istilah dalam liguistik tradisional Jawa yang menyatakan bentuk pasif ditambah dengan morfem awalan dak-, kok-, di-, ka-, dan sisipan –in. Rimbag tanggap terbagi dalam 3 bagian, yaitu: (1) rimbag tanggap utama purusa, (2) rimbag tanggap madyama purusa, dan rimbag tanggap pratama purusa.

Rimbag tanggap utama purusa adalah bentuk pasif dengan pelaku orang pertama, ditandai dengan awalan dak-. Rimbag ini terbagi lagi dalam 3 bagian yaitu: (a) rimbag tanggap utama purusa kriya wantah, (b) rimbag tanggap utama purusa i-kriya, dan (c) rimbag tanggap utama purusa ke-kriya.


Rimbag tanggap utama purusa kriya wantah adalah bentuk pasif berawalan dak-; contoh dakjupuk ‘kuambil’. Rimbag tanggap tanggap utama purusa i-kriya adalah bentuk pasif berawalan-akhiran dak-i, contoh : dakjupuki ‘berkali-kali kuambil’. Rimbak tanggap utama purusa ke-kriya adalah bentuk pasif berawalan-akhiran dak-ake, contoh : dakjupukake ‘kuambilkan’.

Rimbag tanggap madyama purusa adalah bentuk pasif dengan pelaku orang kedua ditandai dengan awalan kok-. Rimbag ini terbagi dalam tiga bagian, yaitu : (a) rimbag tanggap madyama purusa kriya wantah, (b) rimbag tanggap madyama purusa i-kriya, (c) rimbag tanggap madyama purusa ke-kriya. rimbag tanggap madyama purusa kriya wantah adalah bentuk pasif berawalan kok-; contoh : kokjupuk ‘kauambil’. Rimbag tanggap madyama purusa i kriya adalah bentuk pasif berawalan-akhiran kok-i; contoh : kokjupuki ‘kauambili’. Rimbag tanggap madyama purusa ke-kriya adalah bentuk pasif berawalan-akhiran kok-ake; contoh : kokjupukake ‘kauambilkan’.

Rimbag tanggap pratama purusa adalah bentuk pasif dengan pelaku orang ketiga, ditandai dengan awalan di-, ka-, dan sisipan in-. Rimbag ini terbagi dalam 3 bagian yaitu : (a) rimbag tanggap pratama purusa kriya wantah (b) rimbag tanggap pratama purusa i-kriya (c) rimbag tanggap pratama purusa ke-kriya. Rimbag tanggap pratama kriya wantah adalah bentuk pasif berawalan di-, ka- dan sisipan -in; contoh : dijupuk ‘diambil’ ; kajupuk ‘diambil’, jinupuk ‘diambil’. Rimabag tanggap pratama purusa ke-kriya adalah bentuk pasif berawalan-akhiran di-ake, ka-ake, dan –in-ake; contoh : dijupukake ‘diambilkan; jinupukake ‘diambilkan’.

Rimbag pratama purusa dengan awalan ka- dalam istilah linguistik tradisional dosebut juga rimbag tanggap ka-. Rimbag tanggap pratama purusa dengan sisipan –in- dalam istilah liguistik tradisional disebut juga rimbag tanggap na-.